NASIONAL

Baliho “Bupati GAM” di Perbatasan Banda Aceh Picu Kontroversi Publik

×

Baliho “Bupati GAM” di Perbatasan Banda Aceh Picu Kontroversi Publik

Sebarkan artikel ini
Rakyat Saba Dile 5 Thon”: Narasi Kritik Keras Menghiasi Jalur Utama Banda Aceh

 

BANDA ACEH — Sebuah baliho provokatif yang memuat narasi tajam terhadap kepemimpinan di wilayah Aceh terpantau terpasang di jalur utama perbatasan antara Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar.

 

Baliho berukuran besar tersebut menampilkan foto Muharram Idris, atau yang akrab disapa Syeh Muharram, bersama rekan-rekannya yang membentangkan bendera Bulan Bintang. Narasi yang tertulis di dalamnya secara eksplisit menyebutkan:

 

“Bupati GAM, bukan Bupati RI, rakyat saba dile 5 thon,#BEKSYEHSYOH”.

 

Sentimen Politik: Kalimat tersebut dinilai mengandung kritik keras terhadap arah kebijakan dan loyalitas pemerintahan daerah di bawah Syeh Muharram.

 

Potensi Konflik: Pesan yang disampaikan berisiko memicu polarisasi di tengah masyarakat serta tokoh politik setempat, mengingat penggunaan terminologi sensitif terkait sejarah konflik Aceh.

 

Lokasi Strategis: Pemasangan di jalur lintas Banda Aceh–Medan memastikan pesan tersebut mendapatkan perhatian luas dari warga yang melintas.

 

Hingga saat ini, keberadaan baliho tersebut menjadi sorotan karena dianggap dapat mencederai komitmen perdamaian jika narasi yang diusung mengarah pada provokasi separatisme. Pihak berwenang di Banda Aceh sebelumnya telah melakukan penertiban terhadap baliho-baliho ilegal atau yang melanggar aturan tata kota di wilayah tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *