NEW

Bupati Al-Farlaky Tinjau Proyek Jembatan Penghubung Desa Bhoem – Blang Simpo yang Mangkrak 10 Tahun

×

Bupati Al-Farlaky Tinjau Proyek Jembatan Penghubung Desa Bhoem – Blang Simpo yang Mangkrak 10 Tahun

Sebarkan artikel ini
direncanakan akan dibangun tahun ini untuk memperlancar transportasi warga dan anak sekolah

 

ACEH TIMUR – Harapan warga Desa Bhoem dan Desa Blang Simpo di Kecamatan Peureulak untuk memiliki akses transportasi yang layak kini mulai menemui titik terang. Pada Senin, 13 Juli 2026, Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, turun langsung meninjau lokasi rencana pembangunan jembatan gantung yang akan menghubungkan kedua desa tersebut.

Jembatan yang menghubungkan Desa Bhoem dan Desa Blang Simpo ini dikabarkan telah mengalami kerusakan parah pasca-konflik tahun 2002. Selama hampir 10 tahun, proyek pembangunannya terbengkalai, memaksa warga dan anak-anak sekolah untuk menyeberang secara manual atau memutar arah dengan jarak yang sangat jauh untuk beraktivitas sehari-hari.

 

Dalam peninjauan tersebut, Bupati Al-Farlaky menegaskan bahwa pembangunan jembatan gantung ini menjadi salah satu prioritas utama pemerintah daerah pada tahun 2026. Langkah ini diambil untuk memastikan kelancaran transportasi warga dan mobilitas anak sekolah antar dua kecamatan tersebut.

Jembatan ini direncanakan akan dibangun tahun ini untuk memperlancar transportasi warga dan anak sekolah antar dua kecamatan tersebut,” ujar Bupati di sela-sela peninjauannya.

Pemerintah Kabupaten Aceh Timur saat ini sedang melakukan evaluasi dan pendataan ulang terhadap kondisi fisik di lapangan. Hal ini dilakukan sebagai persiapan sebelum proses lelang lanjutan dilaksanakan agar proyek tidak kembali mangkrak seperti tahun-tahun sebelumnya.

Pembangunan infrastruktur jembatan gantung di daerah terpencil memang menjadi fokus nasional pada tahun 2026, di mana Kementerian PU mengalokasikan anggaran besar untuk 63 jembatan gantung di seluruh Indonesia guna mendukung aksesibilitas ekonomi dan pendidikan.

 

Warga setempat menyambut baik kehadiran langsung Bupati di lokasi proyek yang terbengkalai tersebut. Mereka berharap janji pembangunan tahun ini benar-benar terealisasi, mengingat pentingnya akses ini untuk mendistribusikan hasil pertanian dan mempermudah anak-anak menuju sekolah dengan aman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *