Aceh Utara — Camat Lhoksukon, Kamaruddin KS, S.STP., M.A.P., melantik dua Geuchik definitif di Kecamatan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara, sekaligus meminta keduanya segera melakukan konsolidasi pemerintahan dan menuntaskan sinkronisasi pengelolaan keuangan gampong.
Pelantikan berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Lhoksukon, Rabu (2/9/2026). Dua Geuchik yang dilantik yakni Zulkhairi sebagai Geuchik Gampong Lhok Seutang, Kemukiman Lhoksukon Teungoh, dan Muchtaruddin, S.HI., M.H. sebagai Geuchik Gampong Meunasah Reudeup, Kemukiman Matang Ubi.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kapolsek Lhoksukon AKP Muhammad Jamil, S.H., Danramil 08/Lhoksukon Zulkhaizir, Kepala KUA Kecamatan Lhoksukon Sofyan, S.Ag., yang bertindak sebagai pengukuh sumpah, Imum Mukim Lhoksukon Teungoh Mahmud Ishak, Imum Mukim Matang Ubi Anwar Abed, para Penjabat Geuchik, Ketua Tuha Peut Gampong Lhok Seutang, serta tamu undangan lainnya.
Dalam arahannya, Kamaruddin KS, menyampaikan ucapan selamat kepada kedua Geuchik yang baru dilantik. Ia menegaskan, sejak prosesi pelantikan selesai, kewenangan pemerintahan gampong secara resmi berada di tangan Geuchik definitif, termasuk dalam menjalankan administrasi pemerintahan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Mulai hari ini sudah berlaku tanda tangan Geuchik yang baru dalam segala administrasi di gampung masing-masing. Setelah ini kami harapkan segera mengurus spesimen dan hal-hal lainnya, termasuk kepada pihak bank dan BPJS,” tegas Kamaruddin.
Menurutnya, percepatan pengurusan spesimen tanda tangan dan berbagai administrasi pendukung sangat penting karena berkaitan langsung dengan kelancaran pemerintahan serta pengelolaan keuangan gampong.
Selain administrasi, Kamaruddin meminta kedua Geuchik segera membangun konsolidasi internal bersama perangkat gampong, Tuha Peut, serta unsur pemerintahan dan lembaga kemasyarakatan lainnya.
“Setelah selesai pelantikan ini, kami berharap Geuchik langsung melakukan konsolidasi di kampung bersama perangkat desa dan Tuha Peut. Kalau ada hal-hal yang masih kurang atau membutuhkan koordinasi, silakan dikonsultasikan ke kantor camat,” ujarnya.
Camat Lhoksukon juga mengingatkan, terhadap pengelolaan keuangan gampong. Mengingat pelantikan berlangsung di tengah tahun anggaran, Geuchik definitif perlu segera mengetahui secara pasti kondisi keuangan dan progres kegiatan yang telah dilaksanakan oleh Penjabat (Pj) Geuchik sebelumnya.
Karena itu, Ia meminta dilakukan sinkronisasi menyeluruh antara Geuchik baru dengan Pj Geuchik, terutama terkait anggaran yang telah ditarik, kegiatan yang sudah dilaksanakan, realisasi keuangan, serta sisa anggaran yang tersedia.
“Perlu dilihat kembali berapa anggaran yang sudah ditarik, kegiatan mana yang sudah dilaksanakan, bagaimana realisasi keuangan, serta berapa anggaran yang masih tersisa. Kemudian disesuaikan kembali dengan RPD yang telah direncanakan,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Camat Lhoksukon juga mengingatkan bahwa pemerintahan gampong memiliki banyak unsur yang harus dilibatkan sesuai tugas dan fungsinya.
Geuchik memiliki perangkat gampong sebagai unsur pelaksana pemerintahan, Tuha Peut sebagai mitra, serta tengku imum, lembaga adat dan tokoh masyarakat yang dapat berperan sesuai kewenangan masing-masing.
“Geuchik tidak sendirian di gampong. Ada perangkat desa yang membantu, ada Tuha Peut sebagai mitra, ada tengku imum, lembaga adat dan tokoh masyarakat. Semua harus berjalan sesuai tupoksi dan porsinya masing-masing,” ujar Kamaruddin.
Menutup arahannya, Kamaruddin kembali mengingatkan kedua Geuchik untuk menjaga komunikasi, koordinasi dan kekompakan dengan seluruh unsur pemerintahan serta masyarakat.
Ia berharap para Geuchik, baik yang telah memiliki pengalaman maupun yang baru pertama kali memimpin, dapat saling belajar dan membangun tata kelola pemerintahan gampong yang lebih baik.
“Yang penting koordinasi selalu dijaga. Geuchik harus menata diri, membangun komunikasi dan bekerja bersama seluruh perangkat serta unsur masyarakat. Dengan koordinasi yang baik, insyaallah berbagai persoalan di gampong dapat diselesaikan dengan baik,” pungkasnya.
Pelantikan dua Geuchik tersebut diharapkan menjadi awal penguatan pemerintahan di Gampong Lhok Seutang dan Gampong Meunasah Reudeup, terutama dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, memperkuat koordinasi antarunsur gampong, serta memastikan pengelolaan keuangan berjalan tertib, transparan dan sesuai ketentuan.












